Fletcher Ungkap Pogba Tak Cukup Disiplin untuk Jadi Gelandang Tengah

Fletcher Ungkap Pogba Tak Cukup Disiplin untuk Jadi Gelandang Tengah

Fletcher Ungkap Pogba Tak Cukup Disiplin untuk Jadi Gelandang Tengah

Berita Bola. Eks gelandang Manchester United Darren Fletchermengungkapkan bahwa Paul Pogba tak cukup disiplin untuk memainkan peran sebagai gelandang tengah.

Pogba dahulu memang sempat menimba ilmu di akademi milik United. Namun setelah itu ia tak mendapat kesempatan untuk tampil di skuat senior Setan Merah.

Pada akhirnya, Pogba hengkang dari United pada tahun 2012. Ia kemudian pindah ke Juventus. Di sana ia menjelma menjadi gelandang kelas dunia.

Pogba kembali ke Old Trafford pada musim panas 2016. Akan tetapi sampai saat ini performanya mendapat banyak kritikan dari berbagai pihak.

Banyak pihak menilai pemain asal Prancis itu tak cukup disiplin menjalankan tugasnya sebagai gelandang. Ia pun disebut akan bisa jadi gelandang kelas dunia dengan sikap seperti itu.

Fletcher adalah salah satu gelandang andalan Sir Alex Ferguson. Namun ia sempat rehat bermain sepakbola karena terserang ulcerative colitis.

Baca Juga : Imbang Lawan Arsenal, Liverpool Diminta Tetap Fokus

Ia sempat rehat beberapa bulan jelang berakhirnya kompetisi musim 2010-11. Ia kemudian rehat lagi karena masalah yang sama mulai November 2011 hingga Agustus 2012.

Saat rehat itu, ia tak benar-benar istirahat total. Ia sempat ikut membantu melatih tim junior United. Saat itulah ia mendapat kesempatan untuk mengenal Pogba yang masih ingusan.

Pria asal Skotlandia ini mengungkapkan bahwa saat masih di tim junior, Pogba sudah terlihat kurang memiliki kedisiplinan sebagai gelandang tengah. Ia menyebut pemain yang sekarang berusia 25 tahun itu suka lalai dan meninggalkan tugasnya untuk melindungi lini belakang.

“Pertama kali saya menghabiskan waktu dengan penyakit saya, saya sempat melatih tim cadangan ketika itu termasuk Pogba, [Jesse] Lingard, [Ravel] Morrison dan kami memainkannya lebih tinggi di lini serang,” bukanya kepada Sky Sports News.

“Kami merasa seperti ia adalah orang yang akan memenangkan pertandingan bagi kami, ditambah dengan fakta bahwa ia ugal-ugalan di lini tengah,” tutur Fletcher.

“Ini kembali ke sebuah laga terkenal ketika kami merasa seperti ia meninggalkan lini belakang melawan Blackburn [Rovers]. Paul berada di bangku cadangan dan bos memilih Park Ji-Sung dan Phil Jones di lini tengah. Kami tidak berpikir ia cukup disiplin untuk tim cadangan, apalagi tim pertama pada waktu itu,” bebernya.