Gagal di Cardiff City, Ole Gunnar Solskjaer Dinilai Tetap Layak Latih MU

Gagal di Cardiff City, Ole Gunnar Solskjaer Dinilai Tetap Layak Latih MU

Gagal di Cardiff City, Ole Gunnar Solskjaer Dinilai Tetap Layak Latih MU

Berita Bola, Sebuah pembelaan diberikan Steven Caulker terhadap Ole Gunnar Solskjaer. Caulker menilai kegagalan Solskjaer di Cardiff City bukan hanya disebabkan oleh kepemimpinan sang pelatih.

Manchester United sendiri baru-baru ini mengumumkan manajer baru mereka. Mereka resmi menunjuk Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer interim mereka hingga akhir musim nanti.

Penunjukan Solskjaer sebagai pelatih baru MU ini mengundang skeptisme dari beberapa pihak. Maklum beberapa tahun yang lalu, ia pernah melatih Cardiff City dan gagal membawa The Dragons lolos dari degradasi, dan beberapa bulan setelahnya ia dipecat setelah Cardiff menjalani start yang buruk di Championship.

Namun Caulker yang merupakan mantan pemain Solskjaer di Cardiff menegaskan bahwa kegagalan Cardiff saat itu bukan salah Solskjaer semata. “Jika kita bicara dengan adil, Ole datang ke klub [Cardiff] pada saat situasi tengah kritis,” buka Caulker kepada Sky Sports.

Caulker mengakui bahwa Solskjaer sudah melakukan yang terbaik yang ia bisa selama di Cardiff namun sayang situasi di internal klub tidak memungkinkan sehingga Cardiff tetap terdegradasi.

Baca Juga : Wanda Nara Dianggap Berpengaruh Buruk untuk Icardi

“Dia datang setelah [Malky] Mackay baru saja dipecat, dan pada saat itu situasi internal klub sedikit kacau balau.”

“Ole mengambil pekerjaan yang berat di Cardiff, namun dia berhasil mendudukan para pemain dan mengatakan kepada kami bahwa dia ingin memainkan sepakbola yang atraktif. Dia sukses melakukan itu bersama kami.”

Caulker juga menilai Solskjaer sangat layak melatih MU karena sang pelatih memiliki dedikasi yang luar biasa dalam melatih sehingga itu akan membawanya sukses bersama setan merah.

“Dia bekerja tanpa kenal lelah untuk menyelamatkan klub dari jurang degradasi. Namun sayang sekali tahun itu bukan tahun yang tepat untuk kami.”

“Tahun itu merupakan tahun yang berat bagi kami. Ada banyak hal yang terjadi di dalam klub dan saya yakin semua pelatih akan mengalami kesulitan saat menangani kami saat itu.” tandasnya.