Kalah dari Leicester, Sarri: Chelsea Main Bagus Selama 55 Menit

Kalah dari Leicester, Sarri: Chelsea Main Bagus Selama 55 Menit

Kalah dari Leicester, Sarri: Chelsea Main Bagus Selama 55 Menit

Berita Bola, Chelsea meraih hasil buruk saat menjamu Leicester City pada pekan ke-18 Premier League, Sabtu (22/12) malam WIB. Pada laga di Stamford Bridge tersebut, Chelsea harus menelan kekalahan dengan skor 1-0.

Chelsea sejatinya mampu bermain dominan di babak pertama dan mendapatkan banyak peluang gol. Namun, Eden Hazard dan kawan-kawan gagal mendapatkan gol. Bahkan, kegagalan mencetak gol bertahan hingga laga usai.

Sebaliknya, Leicester mampu mendapatkan gol pada menit ke-51. Umpan dari James Maddison mampu diselesaikan dengan baik oleh Jamie Vardy. Gol tersebut menjadi satu-satunya yang tercipta di laga ini.

Pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, menilai pasukannya hanya bermain bagus selama 55 menit saja. Mengapa begitu? Simak alasan selengkapnya di bawah ini.

Pelatih Maurizio Sarri sejatinya melihat Chelsea sudah bermain bagus. Hanya saja, Sarri menilai pasukannya hanya bermain bagus sampai menit ke-55. Setelah gol Leicester, Chelsea tak mampu memberikan respon yang tepat untuk membalas.

Baca Juga : Solskjaer Siap Bantu Pogba Temukan Performa Terbaiknya

“Saya rasa kami bermain dengan sangat baik selama 55 menit. Kami memainkan sepak bola yang sangat bagus,” buka Sarri di situs resmi klub.

“Setelah gol (Leicester), reaksi tim, menurut saya, aneh, bukan reaksi yang benar, bukan sebagai sebuah tim tetapi sebagai sebelas pemain. Ini aneh sekali.”

“Saya rasa kami seharusnya bisa memberikan reaksi yang lebih baik. Kami hanya perlu terus bermain seperti di paruh pertama pertandingan, masih ada waktu untuk mencetak gol tanpa perlu reaksi seperti sebuah tim yang terkejut, sebagai sebuah tim yang kebingungan secara mental,” tandasnya

Sarri sudah mencoba melakukan berbagai upaya untuk bisa mencetak gol balasan. Pelatih asal Italia tersebut memasukkan dua pemain dengan naluri menyerang yakni Loftus-Cheek dan Olivier Giroud .

“Saya hanya menginginkan kehadiran yang lebih banyak, juga lebih fisikal di kotak penalti. Tetapi, terlepas dari pergantian pemain, reaksi pemain tidaklah benar. Kalau reaksinya seperti ini, Anda bisa mengganti sebelas pemain, sama saja,” papar Sarri.